MotoGP Selidiki Terlepasnya Helm Marco Simoncelli


Kecelakaan di arena balap MotoGP yang membuat pembalap Italia Marco Simoncelli tewas akan diselidiki. Paul Butler, Direktur MotoGP mengatakan pihaknya akan melakukan investigasi mendalam terkait kecelakaan tersebut. Salah satu yang menjadi misteri adalah terlepasnya helm Simoncelli saat tabrakan terjadi. Padahal, standar helm untuk MotoGP sangat ketat.

"Sudah jelas konsekuensi dan situasi ketika kecelakaan akan kami investigasi menyeluruh," kata Butler.

Seperti diberitakan, pembalap berusia 24 tahun itu tewas usai tabrakan maut dengan pembalap Colin Edwards dan Valentino Rossi. Motor Simoncelli tak bisa dikendalikan di tikungan 11, ia melorot dari sadelnya dan tertabrak motor Edwards dan Rossi.

Saat tabrakan itu, helm Simoncelli terlepas. Tubuhnya terkulai tak bergerak di aspal lintasan.

Direktur Medis MotoGP Michele Macchiogodena mengatakan Simoncelli tewas 45 menit usai tabrakan. Ia menderita luka parah di bagian leher, kepala, dan dada.

Yang menjadi perhatian pemerhati balapan, selain kecelakaan itu adalah helm Simoncelli. Helm merek AGV itu terlepas dari kepala Simoncelli. Padahal helm itu dibuat khusus untuk melindungi kepala agar tak gampang lepas.

Helm seharga Rp 6 juta itu dibuat dengan bahan Karbon-Kevlar yang tahan benturan. Selain itu, ada tiga lapis pengaman cangkang helm serta kunci yang sangat modern. Namun ketika kecelakaan, entah karena dilindas motor Rossi atau Edwards, helm tersebut terlepas. Ini membuat wajah Simoncelli terseret bermeter-meter saat tabrakan. Apa sebenarnya yang terjadi?
Share: