Pengelolaan Server Untuk Stabilitas Bisnis Online


Stabilitas telah menjadi sesuatu yang sangat penting dalam bisnis online. Dengan persaingan yang semakin ketat dan kejam, anda harus siap tempur tiap detik! Satu kegagalan saja dan anda akan terpekur menatap para saingan melahap pelanggan anda dengan buas.

Membangun stabilitas bukan hanya pekerjaan yang dilakukan sesekali, tetapi harus berlangsung terus menerus. Ini untuk memastikan bahwa bisnis anda siap memberikan produk dan layanan kepada klien kapan saja mereka membutuhkan. Aspek utama dalam perencanaan bisnis online adalah memastikan bahwa sumber daya anda tetap online dan operasional setiap saat.

Tentu saja, bicara tentang perencanaan bisnis adalah sebuah hal yang luas dan mencakup banyak hal. Mari kita persempit ruang pembicaraan lebih khusus mengenai: Pengelolaan Server.

Server adalah istana bagi bisnis online anda. Sekali istana ini runtuh, begitu juga bisnis anda. Karena itu pemilihan jenis server sangat krusial. Secara umum, ada beberapa jenis pengelolaan server yang bisa menjadi pertimbangan.

1. Managed Hosting
Banyak pelaku bisnis online yang memilih layanan Managed Hosting dengan beragam alasan. Jika sebuah perusahaan memilih untuk menggunakan Managed Hosting untuk bisnis mereka, satu hal yang dapat kita lihat adalah mereka akan mendapatkan keuntungan sejak awal.

Hal ini dikarenakan modal yang dikeluarkan tidak besar. Penyedia jasa hosting memberikan data center yang dikelola dengan baik, konfigurasi server yang efisien, dan dukungan tenaga profesional.

Pelaku bisnis tidak lagi dipusingkan dengan masalah network, data center, urusan bandwidth, dan tentu saja, downtime. Semua itu tidak akan mempengaruhi bisnis mereka lagi. Penyedia jasa web hosting akan mengurus semua aspek manajemen server.

2. Colocation Hosting
Sistem ini memungkin perusahaan untuk menempatkan server dan peralatan jaringan milik mereka di sebuah data center yang dioperasikan oleh penyedia layanan colocation. Pengguna akan menyewa ruang, listrik, dan bandwidth dari penyedia layanan.

Dengan sistem Colocation Hosting, perusahaan dibebaskan dari tanggung jawab manajemen data center, misalnya penyediaan generator saat pasokan listrik terputus dan pengaturan temperatur ruangan untuk menjaga server agar tidak panas.

Sistem colocation sangat tepat bagi perusahaan yang mampu mempunyai server sendiri, tapi tidak mempunyai kemampuan untuk membangun data center sendiri. Ingat, hanya data center yang mampu menjamin uptime bisnis online anda.
Share: