Gempa Jepang | Tsunami Jepang


gempa tsunami
Penyulingan minyak terbakar akibat gempa

Gempa Jepang | Tsunami Jepang - Gempa berkekuatan 8,9 skala Richter menghantam pantai bagian Timur Jepang, menimbulkan gelombang tsunami setinggi 10 meter yang menyapu bersih kapal, mobil, gedung dan jalan. Kebakaran akibat gempa terjadi di sepanjang pantai, termasuk di sebuah penyulingan minyak.

Setidaknya lima orang dilaporkan tewas dan beberapa orang luka-luka di Tokyo akibat gempa dan gempa lanjutan yang menyusul. Padahal, Tokyo terletak ratusan kilometer dari pantai bagian Timur.

Badan Meteorologi Jepang menyatakan bahwa dalam waktu dua jam, gelombang tsunami menyapu puluhan kota sejauh 2.100 kilometer dari bagian Utara kepulauan Hokkaido sampai Wakayama.

Perdana Menteri Jepang Naoto Kan mengatakan bahwa gempa ini menyebabkan "kerusakan parah di banyak wilayah." Namun pembangkit listrik tenaga nuklir di daerah tersebut dinyatakan tidak mengalami kerusakan.

Sampai artikel ini ditulis, gempa susulan masih terasa di beberapa kawasan di Jepang.

Gempa Jepang ini merupakan gempa terkuat ke-5 di dunia sejak tahun 1800. Pemerintah Jepang telah bersiap untuk mengirim bantuan dan pasukan ke wilayah-wilayah yang terkena gempa.

Peringatan Tsunami diberikan pada beberapa negara di Asia, termasuk Indonesia dan Filipina. Irian, Maluku, dan Sulawesi Utara merupakan wilayah di Indonesia yang berada dalam status waspada. Sementara di Filipina, pemerintah mengatakan mereka bersiap untuk menerima gelombang setinggi 3 meter.

Pasukan militer di Papua telah disiagakan untuk mengevakuasi warga bila tsunami menghantam.
Share: