Penyerangan Ahmadiyah


penyerangan ahmadiyahPenyerangan Ahmadiyah - Hasil penyelidikan polisi dari dua tersangka penyerangan Ahmadiyah yang berhasil dibekuk mengungkap bahwa bentrokan berdarah tersebut adalah tindakan terorganisir untuk kepentingan pihak-pihak tertentu.

Bambang Soesatyo, anggota DPR dari Fraksi Partai Golkar, mengungkapkan dugaannya mengenai keterlibatan kelompok tertentu yang memiliki rencana besar.

"Kejadian-kejadian ini memang sengaja diciptakan," ujar Bambang.

Bambang juga menilai bahwa akan sulit mengungkap persoalan penyerangan Ahmadiyah di Cikeusik ini. Pasalnya, dalam pandangan Bambang, justru persoalannya terletak di aparat itu sendiri. Pendapat Bambang ini dipicu dengan adanya kesan pembiaran aparat di lapangan pada saat bentrok terjadi.

"Sekarang bagaimana mengharapkan aparat mengungkap hal ini. Sulit karena justru persoalannya ada di aparat," ungkap Bambang.

Terkait dengan dugaan ini, Komisi VIII telah melakukan pemanggilan terhadap Kapolri dan Menteri Agama malam ini. DPR mempertanyakan sosialisasi SKB 3 Menteri Agama yang seharusnya bisa mencegah terjadinya kerusuhan berbau SARA jika sosialisasi dilakukan dengan tepat oleh Kementerian Agama.

DPR juga akan mempertanyakan kinerja Polri dalam upaya pencegahan kerusuhan yang mungkin bergejolak di masyarakat.

Sementara itu, beberapa pihak menuding bahwa ada aktor intelektual yang terlibat dalam penyerangan Ahmadiyah ini. Yenny Zanuba Wahid, Direktur The Wahid Institute, menuding MUI sebagai salah satu pemicu aksi kekerasan terhadap Ahmadiyah.

"MUI menyatakan bahwa Ahmadiyah adalah aliran sesat, sehingga memicu aksi-aksi kekerasan terhadap kaum minoritas. Kami sesalkan tindakan MUI tersebut," kata Yenny.
Share: