Surat FIFA Kepada PSSI Palsu?


surat fifa palsuSurat FIFA Kepada PSSI Palsu? - Surat yang diklaim PSSI sebagai balasan dari FIFA terhadap laporan mereka atas keberadaan Liga Primer Indonesia (LPI) ternyata tidak sesuai dengan aturan tata bahasa Inggris yang baik dan benar. Hal ini menimbulkan keraguan masyarakat atas keaslian surat FIFA tersebut.

Jadi apakah surat FIFA kepada PSSI palsu?

Sampai saat ini belum ada konfirmasi dari FIFA mengenai keaslian surat tersebut. Tapi kejanggalan yang ditemukan dalam surat tersebut adalah sebagai berikut:

1. Dikirim tanggal 10 Januari 2011 dibalas tanggal 11 Januari 2011.

Seperti yg dibilang Humas LPI, sangat janggal FIFA begitu cepat membalas surat PSSI.

Pada kasus ricuh kepemimpinan PSSI-nya Filipina (yang sepertinya lebih penting dari kasus Liga Tarkam),surat dari Sekjen PFF tanggal 6 Desember 2010 baru dibalas oleh FIFA tanggal 20 Desember 2010.

2. Halaman ke-2 hanya berisi tanda tangan saja.

Seperti yg juga dibilang Humas LPI, dalam surat resmi yg lebih dari 1 halaman sangat janggal halaman ke-2 hanya berisi tanda tangan saja. Biasanya paragraf terakhir ditarik ke halaman ke-2.

Semua mesti sudah maklum bahwa secara logika hal ini memang lazim untuk menghindari penyalahgunaan tanda tangan pada halaman ke-2.

3. Penggunaan kalimat penutup "We thank you for your cooperation" atau versi Indonesia-nya "Terima kasih atas kerjasamanya".

Gaya kalimat tersebut sangat "Indonesia banget". Saya sdh membaca beberapa belas contoh surat dari FIFA yang diterbitkan selama tahun 2010, tidak ada satu pun yang ditutup dengan kalimat persis seperti di atas.

Kalaupun ada kata "kerjasama/cooperation" biasanya tidak sependek itu, contohnya: "We thank you for taking note and your valuable cooperation in this matter" atau "We would like to thank you once again for your attention to the above and for your cooperation" atau "We thank you for taking note and for your valuable cooperation".

Kata-kata "taking note" dan "attention" lebih ditekankan dan tidak pernah ketinggalan mengiringi kata "cooperation"

4. Penggunaan kata "Sincerely yours" dan bukan "Yours Sincerely".

Boleh dicek semua surat dari FIFA selalu ditutup dengan "Yours Sincerely" karena bentuk ini bersifat formil dan biasa digunakan dalam British English.

"Sincerely yours" lebih banyak digunakan di Amerika dan lebih bersifat informil atau ada unsur keakraban antara pengirim dan penerima surat.

5. Di atas tanda tangan Sekjen FIFA tertulis "FEDERATION INTERNATIONALE FOOTBALL ASSOCIATION"

Semua juga tau kalau FIFA itu singkatannya "FEDERATION INTERNATIONALE DE FOOTBALL ASSOCIATION".

Perhatikan ada kata "DE" sebelum kata FOOTBALL ASSOCIATION.

Semua surat FIFA yg saya baca tidak pernah kelupaan mencantumkan kata "DE".

Selain itu, untuk surat yg ditujukan langsung ke suatu asosiasi sepak bola tertentu dengan kata lain bukan surat edaran/circular atau bukan surat kepada pihak di luar FIFA, biasanya di atas tanda tangan sekjen hanya ditulis "FIFA" saja dan tidak ditulis kepanjangannya.

6. CC (carbon copy/tembusan) kepada Sekjen AFC (Alex Soosay) tidak menggunakan gelar "Mr".

Dalam surat formil dan demi kesopanan, tembusan yang ditujukan ke orang tertentu dan mencantumkan namanya, pasti selalu menggunakan gelar "Mr." atau gelar lainnya.

Pada surat FIFA kepada Sekjen PFF juga ada tembusan kepada Sekjen AFC dan ditulis seperti ini:

"Cc: Mr. Alex Soosay, General Secretary, AFC"

sedangkan yang tertulis di surat kepada PSSI :

"CC: Alex Soosay, AFC, Secretary General"

Catatan redaksi - pada bagian kepala surat tertulis:
Mr Nugraha Besoes
General Secretary

Nah, apakah menurut anda surat dari FIFA sengaja dipalsukan oleh PSSI untuk menakuti LPI dan pemain-pemain yang akan direkrut untuk berlaga di kompetisi tersebut? Younghusband bersaudara adalah sebagian dari pemain yang akhirnya ragu untuk tampil di LPI akibat dari surat FIFA tersebut.
Share: