Nujood Ali


Nujood AliNujood Ali - Anda mungkin baru mendengar nama Nujood Ali. Siapakah dia? Inilah kisah tentang Nujood Ali.

Nujood Ali adalah seorang gadis berusia dua belas tahun yang berasal dari Yaman. Dua tahun lalu, pada saat berusia sepuluh tahun, Nujood Ali dipaksa oleh orang tuanya untuk menikah dengan seorang pria tua. Akibatnya, Nujood Ali tidak bisa melanjutkan sekolahnya lagi.

Menikah pada usia dini seperti itu adalah hal biasa di Yaman. Lalu, apa yang istimewa dari seorang Nujood Ali?

Nujood Ali menjadi perhatian dunia karena perlawanannya terhadap kebudayaan pernikahan dini tersebut. Ia bersikeras menolak untuk tidur dengan suaminya pada "malam pertama." Akibat penolakan tersebut, Nujood Ali sempat mengalami penyiksaan.

Didampingi oleh pengacara hak asasi manusia, Shada Nasser, Nujood Ali berjuang untuk menggugat cerai suaminya. Hal ini langsung menjadi sorotan dunia akan perjuangan hak asasi perempuan. Yang lebih mengagumkan, perjuangan ini dilakukan oleh seorang anak berusia 10 tahun.

Perjuangan Nujood Ali dan dukungan dunia berhasil menciptakan sejarah baru di Yaman. Pengadilan negara tersebut memutuskan Nujood Ali resmi bercerai dari suaminya. Ini adalah sebuah terobosan besar dalam menghancurkan budaya yang mengekang hak asasi perempuan.

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Hillary Clinton, memuji Nujood Ali dan mengatakan bahwa bocah belia itu adalah pahlawannya. Pernyataan Hillary ini dilontarkan saat ia berkunjung ke Yaman, Selasa (11/1/2011).

"Saya ingin menegaskan bahwa salah satu pahlawan saya adalah Nujood Ali, yang bersama kita hari ini. Dia adalah salah satu dari para perempuan muda yang masih ingin melanjutkan sekolah," kata Hillary.

Setelah resmi bercerai dari suaminya, Nujood Ali kini bisa melanjutkan sekolahnya. Bantuan untuk biaya pendidikan gadis itu kini datang dari berbagai penjuru.

"Hari ini Nujood kembali bersekolah. Saya melihatnya sebagai sebuah sumber inspirasi," kata Hillary lagi.

Kisah Nujood Ali telah menjadi inspirasi bagi para pembuat film untuk mengisahkan perjuangan hak asasi perempuan terhadap kekangan kebudayaan.

Nujood Ali juga ditetapkan sebagai salah satu dari "Perempuan Tahun Ini" oleh majalah Glamour edisi November 2008. Nujood Ali masuk daftar tersebut bersama Hillary Clinton dan Condoleezza Rice.
Share: