Karir Irfan Bachdim di Timnas Hancur?


Karir Irfan Bachdim di Timnas Hancur?

Irfan Bachdim TimnasIrfan Bachdim Timnas - Nasib dari karir Irfan Bachdim di timnas Indonesia akan ditentukan pada tanggal 6 Januari nanti. Dengan kondisi yang ada sekarang, tampaknya karir Irfan Bachdim di Timnas akan benar-benar hancur. Padahal Irfan termasuk salah satu bintang potensial untuk timnas Indonesia U-23 yang akan segera dibentuk bulan ini.

Entah mengapa Irfan bernasib sial sehingga terjebak di tengah-tengah rumitnya perseteruan antara pihak-pihak yang saling adu ego. Baik PSSI maupun Persema Malang, klub Irfan, sama-sama keras kepala dengan kepentingan mereka sendiri. Mereka tidak mau memberikan solusi yang melegakan bagi Irfan. Yang ada malah ancaman baik dari PSSI maupun Persema terhadap Irfan Bachdim.

Seperti yang diketahui, Klub Persema Malang telah memutuskan untuk meninggalkan Superliga Indonesia (ISL) yang dikelola oleh PSSI dan bergabung dengan Liga Primer Indonesia (LPI) yang dianggap PSSI sebagai kompetisi ilegal yang berusaha menandingin ISL.

PSSI dengan tegas menyatakan bahwa pemain yang bermain di LPI tidak akan dipanggil ke timnas. Hal itu juga berlaku bagi Irfan Bachdim. Jika Irfan tetap memperkuat Persema Malang di LPI, maka bisa dipastikan ia akan dicoret dari timnas. Jika ingin menyelamatkan karirnya bersama timnas, Irfan Bachdim disarankan untuk meninggalkan Persema dan bergabung dengan klub yang berlaga di ISL.

"Kami tak ragu untuk mencoret siapa pun nama pemain yang tergabung dalam LPI," tegas Sekretariat Jenderal PSSI, Nugraha Besoes.

Ancaman PSSI tersebut dibalas dengan ancaman yang tak kalah garang juga dari Persema Malang. Mereka mengancam akan menuntut Irfan Bachdim dengan denda sebesar dua kali lipat dari nilai kontraknya jika ia berani hengkang dari Persema. Saat ini Irfan masih terikat sisa kontrak sepanjang satu tahun dengan klub Persema Malang.

"Persema mengontrak Irfan selama satu tahun dan Irfan harus memahami aturan tersebut," tukas manager Persema Malang, Asmuri.

Jelaslah bahwa dalam perseteruan ini, Irfan Bachdim menjadi kambing hitam. Baik PSSI maupun Persema Malang tidak ada yang mau mengalah dan memberikan keringanan atau solusi yang lebih baik bagi Irfan Bachdim.

Sebagai seorang pemain yang masih muda dan punya potensi di masa depan, sungguh disayangkan jika karir Irfan Bachdim hancur sebelum berkembang. Ini memang menjadi salah satu sisi "unik" dalam persepakbolaan Indonesia.

"Masalah ini bukan terserah saya, tapi PSSI," tulis Irfan Bachdim di Twitter.
Share: