Bakteri Susu Formula (Enterobacter Sakazakii)


bakteri susu formula
Bakteri Enterobacter Sakazakii
Bakteri Susu Formula - Pengumuman hasil penelitian dari Institut Pertanian Bogor (IPB) yang menemukan bakteri susu formula Enterobacter sakazakii yang berbahaya bagi bayi membuat Mahkamah Agung (MA) mengeluarkan perintah kepada semua lembaga terkait untuk melakukan sosialisasi dan himbauan kepada masyarakat.

Dalam hasil penelitian yang pernah dipublikasikan di situs kampus IPB pada tahun 2008 lalu, ditemukan bahwa bakteri Enterobacter sakazakii adalah jenis bakteri yang memproduksi zat racun bernama enterotoksin. Zat racun ini memiliki sifat tahan panas sehingga akan tetap aktif walaupun susu telah diseduh dengan air mendidih.

Enterotoksin sangat berbahaya bagi bayi, terutama yang baru lahir. Dalam rilis yang dikeluarkan MA di situs resmi mereka, ditulis bahwa racun enterotoksin yang dihasilkan oleh bakteri Enterobacter sakazakii dapat menyebabkan radang usus (enteritis), keracunan karena proses pembusukan dalam lambung (sepsis), dan peradangan pada selaput otak dan sumsum tulang belakang bayi (meningtis).

Ganasnya bakteri E. Sakazakii dapat dilihat dari statistik dimana 80% dari bayi yang didiagnosa terinfeksi bakteri tersebut meninggal dunia. Bayi yang bertahan hidup terancam cacat akibat infeksi pada sumsum tulang belakang atau menderita keterbelakangan mental akibat peradangan selaput otak.

Menteri Kesehatan akan segera mengumumkan nama-nama produk susu yang terkontaminasi bakteri Enterobacter sakazakii.
Share: