Ketik Nama di Google, Mahasiswa Dapati Dirinya Buronan Kasus Pembunuhan


zachary garciaZachary Garcia (kiri) dan Zachery Garcia
Seorang mahasiswa di Florida, Amerika Serikat kaget bukan main ketika mengetik namanya sendiri di Google dan mendapatkan hasil pencarian bahwa ia adalah seorang buronan kasus pembunuhan yang terjadi pada tanggal 23 September lalu.

Mahasiswa bernama Zachary Garcia itu adalah mahasiswa semester I di Universitas Florida dan bekerja di toko grosir Publix. Begitu mengetahui bahwa dia sedang dicari polisi sebagai pelaku pembunuhan, Garcia langsung panik bukan kepalang. Apalagi, dalam berita tersebut, mereka memuat foto dan SIM Garcia.

Ternyata, polisi memang sedang mencari seorang buronan yang bernama Zachery Garcia (beda huruf 'a' dan 'e' di Zachery) dan salah memberikan informasi kepada situs berita. Yang membuat kedua orang ini semakin sulit dibedakan, adalah tanggal lahir mereka yang mirip. Garcia sang mahasiswa lahir pada tanggal 6 Maret 1992, sedangkan Garcia si pembunuh lahir pada tanggal 6 Maret 1993. Yang lebih aneh dan aneh lagi, wajah mereka sangat mirip sehingga sulit dibedakan. (Lihat fotonya di atas)

Garcia sang mahasiswa mengaku sangat terpukul dengan kejadian itu. "Manusia memang melakukan kesalahan. Tapi aku bekerja di Publix dan seseorang bisa saja salah orang. Aku manusia, bukan sandwich, ini mengenai hidup seseorang."

Tapi meskipun demikian, Garcia mengaku bahwa ia tidak sakit hati dengan kekeliruan yang dilakukan pihak kepolisian. Setidaknya, bila di kemudian hari ia melakukan kejahatan, polisi akan berasumsi bahwa Garcia si pembunuhlah yang melakukannya.
Share: