Bambang Pamungkas Cuekin Wartawan


bambang pamungkas cuekin wartawanBambang Pamungkas Cuekin Wartawan - Topik mengenai Bambang Pamungkas cuekin wartawan sedang dibahas di beberapa forum. Dalam pemberitaan di beberapa media massa, Bambang Pamungkas disudutkan karena tidak mau diwawancarai.

Dalam pertandingan antara Indonesia vs Thailand yang berhasil dimenangkan dengan skor 2-1, Bambang Pamungkas menjadi pahlawan lewat 2 gol yang dicetaknya dari titik penalti. Usai laga tersebut, Media massa memberitakan bahwa Bambang Pamungkas bersikap acuh dan arogan saat diwawancarai oleh wartawan. Bambang Pamungkas menolak berkomentar dan hanya melambaikan tangan sebagai tanda tidak mau diwawancarai.

Dalam pemberitaan tersebut, wartawan membanding-bandingkan sikap Bambang dengan pemain lain yang disebut "ramah" saat ditanyai wartawan, seperti Irfan Bachdim, Christian Gonzales, dan Oktovianus Maniani.

Beberapa komentar di forum menyayangkan sikap Bambang, tetapi sebagian besar membela pemain yang telah memperkuat tim nasional Indonesia selama 11 tahun ini. Bila dipikir secara rasional, seharusnya Bambang memang dalam keadaan letih pada saat itu. Bukan letih secara fisik, karena sebagai pemain profesional yang masuk di babak kedua, staminanya tentu tidak terpengaruh. Bambang letih secara psikologis, menanggung beban dua tendangan penalti yang menentukan hasil akhir pertandingan.

Selama dua pertandingan ia menjadi cadangan, dan menjadi algojo dari dua tendangan pinalti saat Indonesia dalam keadaan tertinggal, tentu merupakan sebuah beban mental yang sangat berat. Bagaimana jika salah satu tendangannya gagal? Ia akan dihujat dan dihina oleh seluruh masyarakat Indonesia --apalagi akhir-akhir ini memang sudah banyak yang menghina dia.

Dalam tweet-nya, Bambang Menulis:

Semalam, secara fisik saya masih merasa bugar. Akan tetapi 2 pinalty itu, secara psikologis membuat emosi saya terkuras habis tidak tersisa.

Jadi seharusnya dapat dimengerti. Bambang Pamungkas adalah salah satu pemain yang layak jadi legenda timnas Indonesia karena dedikasi dan rasa tanggung jawabnya terhadap tim Merah Putih. Selama sebelas tahun ia selalu memikul beban sebagai penentu kemenangan Indonesia, menjadi kambing hitam tatkala Indonesia mandek tak mampu mencetak gol dan kalah.

Ada juga anggota forum yang mengatakan bahwa Bambang egois dan arogan karena mengambil kedua penalti tersebut. Ini justru terbalik. Dua penalti itu merupakan tanggung jawab yang sangat besar. Siapa pemain lain di lapangan yang mau ambil resiko dihujat dan dihina bila penalti gagal? Bambanglah yang berani memikul resiko itu.

Seharusnya kita bisa melihat segala sesuatu dari sisi yang positif. Bambang seharusnya dielukan atau sekurang-kurangnya diberi applaus sebagai pahlawan yang mengubah sejarah Indonesia atas Thailand di bidang sepakbola. Yang seharusnya dihujat dalam pertandingan itu adalah beberapa pemain yang kehadirannya di lapangan seperti tidak ada pengaruh. Lagipula, tidak ada hukum atau etika yang mengharuskan seseorang menjawab pertanyaan wartawan.

Jadi kalau dibilang Bambang Pamungkas cuekin wartawan, ya itu haknya dia yang harus dihargai. Mungkin saja dia mau diwawancarai keesokan harinya bukan?
Share: