Pengungsi Letusan Merapi Butuh Berhubungan Intim


Pengungsi Letusan Merapi Butuh Berhubungan Intim

pengungsi Merapi berhubungan intimPengungsi Merapi berhubungan intim - Bantuan makanan dan tempat tinggal yang layak dihuni memang dibutuhkan oleh para pengungsi letusan gunung Merapi. Tapi sebagai manusia, kebutuhan untuk berhubungan intim juga tak kalah pentingnya.

Pengungsi letusan Merapi di beberapa posko, termasuk posko Magelang, Muntilan dan Tanjung, meminta kepada pemerintah agar kebutuhan berhubungan intim juga diakomodir, dengan cara menyediakan bilik-bilik khusus yang bisa digunakan untuk berhubungan suami-istri.

Ketua Komisi VIII DPR RI, Abdul Kadir Karding, menanggapi permintaan para pengungsi dan berjanji akan membawa aspirasi mereka kepada pemerintah daerah.

“Bangun saja dua atau tiga tempat Pak Bupati, supaya pasangan suami istri bisa berhubungan intim. Biarkan mereka tetap bisa menikmati kehidupan suami istri," katanya di Magelang, Senin (2/11/2010).

Politisi muda PKB itu mengatakan pembangunan bilik untuk hubungan intim agar pengungsi tidak mengalami kejenuhan. Meski mereka berada dalam kondisi mengungsi kebutuhan biologis tetap harus terpenuhi. "Hal ini supaya menghilangkan kejenuhan dan mengurangi stres mereka," katanya lantas disambut riuh tepuk tangan pengungsi.

Seperti keterangan pers yang diberikan pada hari Selasa (2/11/2010), sejumlah rombongan DPR juga menyerahkan bantuan uang Rp50 juta dan 1.250 alat tulis untuk anak-anak pengungsian. Rombongan dipimpin Wakil Ketua DPR RI Prijo Budi Santoso. DPR juga menyerahkan bantuan uang Rp50 juta dan 1.250 alat tulis untuk anak-anak pengungsi.
Share: