MySpace Jadi Pelacur Facebook


MySpace Jadi Pelacur Facebook - Beberapa tahun lalu, MySpace masih memiliki kekuasaan yang sangat besar di dunia Social Networking. Kehadiran Facebook hanyalah sesuatu yang layak dipandang dengan sebelah mata oleh MySpace. Facebook hanyalah sebutir debu di ruang angkasa yang luas.

myspace jadi pelacur facebookTapi dua tahun telah berlalu. Dunia berubah, internet berubah, segalanya berubah. Begitu juga dengan kekuasaan MySpace.

Beberapa bulan lalu, MySpace menemukan cara untuk menampilkan update status MySpace di akaun Facebook. Hari ini, dalam sebuah konferensi pers, mereka akan mengumumkan kerjasama lebih lanjut dengan Facebook.

Tapi acara tersebut lebih merupakan sebuah pernyataan menyerah kalah daripada kerjasama.

MySpace mengirimkan CEO mereka, Mike Jones untuk pengumuman tersebut. Sementara Facebook, sudah untung masih mengirimkan Wakil Presiden bidang Marketing mereka, Dan Rose. Kelihatannya MySpace lebih dari malu karena mereka mengirim bos tertinggi mereka sementara Facebook hanya mengirimkan seorang jongos untuk acara pengumuman tersebut.

Dari sekian banyak hal yang diumumkan, ini yang paling penting. MySpace akan menggunakan fasilitas Facebook Connect untuk mengintegrasikan akaun pengguna MySpace ke dalam akaun Facebook. Ini memungkinkan pengguna untuk login ke akaun MySpace dengan menggunakan email dan password akaun Facebook mereka.

MySpace akan mengambil data pribadi dari pengguna yang tersimpan di akaun Facebook mereka, dan menggunakannya untuk menampilkan iklan di MySpace.

(Sama seperti sistem penayangan iklan di Facebook. Iklan ditayangkan berdasarkan profile akaun anda. Misalnya anda menyukai Justin Bieber, maka iklan Justin Bieber akan ditampilkan kepada anda. Begitu juga jika lokasi anda berada di Manado. Iklan dari caleg-caleg kota Manado akan ditampilkan kepada anda.)

Satu hal menarik lagi yang diumumkan oleh MySpace adalah: Update status dari akaun Facebook anda akan muncul juga di akaun MySpace. Dengan kata lain, MySpace diperkosa oleh streaming Facebook, atau mungkin bisa dikatakan menampung sampah yang terbuang dari Facebook.

Pendek kata, MySpace kini jadi pelacur Facebook.

Usaha tersebut mungkin saja berhasil menyelamatkan MySpace yang semakin kehabisan napas. Tapi sekarang masalah utama yang harus mereka pecahkan adalah: bagaimana membuat pengguna berlama-lama di MySpace, dan bukannya Facebook?

Tampilan website MySpace baru-baru ini dibongkar total. Ini tentu saja merupakan bagian dari usaha membuat pengguna betah di situs itu. Tapi bagaimana hasilnya, akan kita lihat dalam beberapa bulan ke depan. MySpace bisa saja bertahan di tengah kejamnya persaingan Sosial Networking, atau gulung tikar dan pulang kampung membajak sawah.
Share: