Gunung Bromo Meletus


gunung bromo meletusGunung Bromo Meletus - Salah satu tujuan wisata di Jawa Timur, Gunung Bromo, meletus pada hari Jumat, 26 November 2010 pukul 17.22 WIB. Gunung Bromo yang seharian mengeluarkan awan berwarna putih, akhirnya meletus dengan mengeluarkan gumpalan abu.

Meski Gunung Bromo meletus, namun Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi menyatakan masyarakat di lereng Gunung Bromo masih aman dan belum perlu mengungsi.

Meski sama-sama gunung berapi, namun Bromo memiliki karekter berbeda dengan Gunung Merapi. Putu Artama, peneliti dari Pusat Kebumian dan Bencana Institut Teknologi 10 November Surabaya (ITS) sempat menyatakan, saat meletus Gunung Bromo tidak sama dengan Merapi.

Gunung Bromo termasuk gunung jenis low volcanic, jadi meskipun meletus, hanya akan memuntahkan pasir dan abu. Berbeda dengan Gunung Merapi yang termasuk high volcanic, ketika meletus akan mengeluarkan lahar dan awan panas.

Satu-satunya bahaya yang ditimbulkan oleh Gunung Bromo adalah awan berwarna kuning. Asap ini adalah awan belerang yang bisa menggangu pernapasan.

Tim Tanggap Darurat Bencana Bromo telah mengeluarkan himbauan sehubungan dengan meletusnya Gunung Bromo. Berikut 5 himbauan tersebut:

1. Masyarakat diharap bersikap tenang dan waspada terhadap perkembangan gunung Bromo.

2. Masyarakat wajib mengikuti petunjuk dan instruksi pemerintah.

3. Bila ada peringatan untuk evakuasi melalui sirine maupun kentongan, masyarakat diharapkan mengikuti langkah-langkah yang disiapkan pemerintah.

4. Arah evakuasi menuju kendaraan yang telah disiapkan pemerintah maupun kendaraan swadaya masyarakat. Warga bakal dibawa mengungsi ke Pos Tanggap Darurat di Desa Sukapura.

5. Pada saat evakuasi, warga hanya diperbolehkan membawa barang-barang yang penting.

Sebagai intermezzo, Gunung Bromo meletus pada tanggal 26 November, menambah misteri seputar bencana Indonesia yang selalu terjadi pada tanggal 26.
Share: