Persija vs Deltras: Peluang Kecil Bagi The Lobster


Peluang The Lobster dalam laga Persija vs Deltras semakin kecil. Ada dua kendala serius yang dihadapi pelatih Deltras Mustaqim sebelum laga menghadapi Persija Jakarta.


Prediksi Skor Persija vs Deltras di sini:

Persija vs DeltrasSastrality.com - Harapan Deltras Sidoarjo untuk menebus kekalahan di kandang PSPS Pekanbaru, sedikit menipis. Ada dua kendala serius yang dihadapi pelatih Deltras Mustaqim sebelum laga menghadapi Persija Jakarta di Gelora Bung Karno (GBK), Selasa (19/10/2010).

Kendala pertama adalah hilangnya striker Marcio Souza dari line up pemain karena akumulasi kartu. Sedangkan yang kedua adalah kondisi mental dan fisik yang tak menguntungkan setelah pertandingan melelahkan di Stadion Rumbai, Pekanbaru.

Mustaqim mengakui timnya dalam kondisi yang kurang menguntungkan. Mental pemain yang baru menelan kekalahan, harus ditambahnya berkurangnya kekuatan. Padahal, stok lini depan The Lobster cekak.

Di belakang Christiano Lopez dan Marcio Souza, hanya ada striker lokal yang belum cemerlang seperti Indra Setiawan, Satyo Husodo dan Sugiarto. Wajar jika Mustaqim harus memutar otak untuk menambal posisi yang sementara ditinggal Souza.

“Pilihannya adalah mengganti posisi Souza dengan pemain lain atau mengubah formasi. Sangat disayangkan kita kehilangan Souza, padahal Persija lebih kuat,” ujar Mustaqim kemarin. Mustaqim bisa saja mengganti posisi Souza dengan salah satu dari ketiga cadangan tersebut.

Namun melihat masih minimnya jam terbang pelapis, kemungkinan besar adalah membedah formasi 3-5-2 yang selama ini menjadi pola baku. Mustaqim mempunyai pilihan menempatkan Christiano Lopez sebagai target man dan menumpuk gelandang di tengah.

Mustaqim sendiri mengungkapkan tak ingin mengubah formasi 3-5-2 yang telah dijalankan dengan baik. Tapi ia juga mempertimbangkan agresifitas pemain Macan Kemayoran yang otomatis membutuhkan lebih banyak pemain bertahan.

“Formasi itu sebenarnya sangat fleksibel. Saya akan mencoba menggeser posisi satu atau dua pemain. Misalnya Ferry (Aman Saragih) yang bisa diposisikan sebagai striker kedua. Yang pasti kita akan mewaspadai penyerang-penyerang Persija,” tambah Mustaqim.

Pengalaman Persela yang ditekuk 2-0 rupanya menjadi pelajaran bagi Deltras. Determinasi Bambang Pamungkas, Greg Nwokolo, M Ilham maupun Samsul Chaerudin terbukti sulit diimbangi. Tak berlebihan jika Mustaqim terus mewanti-wanti sektor pertahanan agar tak melakukan kesalahan.

Bambang Pamungkas menjadi sosok yang menjadi perhatian utama Mustaqim. Kendati dianggap sudah menurun, tapi nyatanya pemain yang akrab disapa Bepe itu tetap menjadi momok bagi tim lawan. Steve Heskeith bakal mengemban tugas mengawal striker tim nasional itu.

“Sebenarnya Persija memiliki pemain bagus. Tapi saya melihat Bambang Pamungkas sangat menonjol. Apalagi sekarang dia berpasangan dengan Greg Nwokolo dan terlihat kerjasamanya sangat apik. Pertahanan harus bekerja ekstra keras,” kata sang pelatih.

Khusus mental pemain setelah kalah, pelatih maupun manajemen Deltras berupaya tak terlalu membebani dengan target tinggi. Manajer Deltras Ayu Sartika Virianti menyadari lawan yang bakal dihadapi jauh lebih tangguh. Untuk itu dirinya hanya meminta pemain menikmati pertandingan.

Manajer belia ini menuturkan, “Kita pasti ingin mendapat poin saat melawan Persija besok (hari ini). Tapi itu tidak mudah, jadi saya tidak membebani pemain dengan target tinggi. Cukup imbang sudah bagus. Yang pasti pemain harus hati-hati dan menjadikan pertandingan di Pekanbaru sebagai pelajaran.”
Share: