Pelanggan Flash Bisa Klaim Ganti Rugi ke Telkomsel


telkomsel flashSetelah sejumlah pengguna Telkomsel Flash Unlimited Kartu Halo menuntut Telkomsel karena merasa tertipu dengan harga koneksi internet unlimited tersebut, Telkomsel akhirnya mengakui bahwa hal itu disebabkan karena adanya masalah dengan sistem billing mereka.

Sebelumnya, Telkomsel enggan untuk menyikapi masalah ini, karena merasa bahwa ini adalah masalah sepele. GM Corporate Communication of Telkomsel, Ricardo Indra, saat ditemui Sastrality terkait masalah tersebut, terlihat enggan untuk memberikan konfirmasi. Dugaan kami, Ricardo buta teknologi dan tidak paham dengan apa yang sebenarnya terjadi.

Akhirnya, setelah didesak oleh pelanggan Flash Unlimited yang marah karena merasa ditipu, Deputy Vice President Corporate Secretary Telkomsel Aulia Ersyah Marinto akhirnya buka suara soal kasus ini.

"Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yg terjadi akibat terjadinya kesalahan charging yang terjadi pada sebagian pelanggan kartuHALO," kata Aulia.

"Saat ini kami sedang proses adjustment, didahului dengan mengumpulkan seluruh pelanggan yang terkena, baik yang sudah melapor ataupun belum," kata Aulia.

Dijelaskannya, penyebab masalah tersebut masih dalam investigasi dan masih berjalan. "Namun yg lebih penting saat ini adalah mengembalikan hak-hak pelanggan," kata Aulia.

Ia memaparkan karena yang mengalami kerugian ini pelanggan KartuHALO maka telkomsel akan menghitung ulang tagihan mereka dan mengembalikan sesuai jumlah yang seharusnya mereka bayar.

"Tentu kalau ada yang sudah terlanjur bayar, akan kami lakukan restitusi atas kelebihan tagihan dari yg seharusnya," kata Aulia.

"Dan kita sudah melakukan proses ini sebelum berita naik, jadi bukan karena di media baru kita beresin," tandas Aulia.

Sementara itu, Anggota Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) Heru Sutadi mengatakan kasus ini harus segera diselesaikan agar tak terjadi kasus yang sama di kemudian hari. BRTI akan memanggil Telkomsel bila tak ada penyelesaian kepada pelanggan.

Untuk diketahui kesalahan penghitungan billing system ini menyebabkan tarif kelebihan kuota yang seharusnya Rp1/kb ditagih Rp5/kb.

Mungkin sudah seharusnya Telkomsel dan provider lainnya untuk lebih memperhatikan sistem yang digunakan dan terutama memberikan layanan yang lebih baik.
Share: