Korban Alex Ferguson Buka Mulut Soal Kekejaman


Kehebohan bahwa Rooney akan meninggalkan Manchester United karena perselisihan dengan pelatih Sir Alex Ferguson, akhirnya mendorong pemain-pemain yang pernah menjadi korban untuk buka mulut soal kekejaman Fergie.


kekejaman Alex FergusonSastrality.com - Perang dingin Wayne Rooney dan Sir Alex Ferguson mendorong sejumlah mantan bintang Manchester United buka mulut. Lantas, apa kata mereka seputar pelatih Skotlandia yang telah membawa The Red Devils mendominasi Inggris dan Eropa selama dua dekade terakhir?

Striker 24 tahun bisa jadi mengikuti jejak David Beckham dan Carlos Tevez yang memilih hengkang dari Old Trafford setelah terlibat perselisihan dengan Fergie. Seperti diketahui, Rooney mulai kehilangan tempat di starting XI United, menyusul skandal mesum yang melibatkan dirinya, beberapa waktu lalu.

Mulai gerah dengan situasi tersebut, Wazza dikabarkan menolak kontrak baru Red Devils. Praktis, rumor kepergian Rooney dari United semakin marak dibicarakan.

Situasi pelik yang tengah dialami Rooney tidak lepas dari pantauan sejumlah mantan bintang United, seperti Beckham, Tevez, Roy Keane, hingga Gordon Strachan, yang notabene adalah 'barisan sakit hati' Ferguson. Hampir semua setuju bahwa Fergie memang menerapkan gaya kepelatihan otoriter di United.

"Anda tidak bisa berdebat dengan Alex Ferguson. Dia seperti presiden di Inggris. Kejam, dan tak berperasaan. Anda pasti selalu kalah," demikian pendapat Tevez, yang memutuskan hijrah ke Manchester City, awal musim 2009/2010.

Pernyataan striker Argentina langsung diamini Strachan (53), yang sempat merasakan kepelatihan Fergie selama tiga tahun (1986-1989), sebelum beralih ke Leeds United.

"Saya pikir, saya tidak perlu mengingatkan semua orang tentang gaya kepelatihan Fergie yang otoriter. Dia adalah pria yang semakin berkembang melalui konflik. Dia semakin kuat dan berkuasa jika anda berselisih dengan dirinya. Akhirnya, anda akan bertanya-tanya apakah anda masih dianggap manusia," ungkap pria yang baru saja mundur dari jabatan pelatih Middlesbrough.

Keane, yang memperkuat Red Devils selama 12 musim (1993-2005) menawarkan nasehat kepada Rooney agar segera menyelesaikan masalah dengan Fergie. Menurut pria 30 tahun, suka atau tidak, Fergie adalah sosok utama di United.

"Bagi Fergie, pemain tidak lebih dari seonggok daging, sapi perahan atau mesin pembajak. jika waktu anda sudah habis, waktu anda pun habis. Jika saya harus memberi saran untuk Wayne, saya akan menyuruhnya untuk meninggalkan Old Trafford," tutur Keano kepada Irish Independent, Selasa (19/10/2010).

Sementara, Beckham lebih memilih bersikap bijak. Gelandang veteran yang angkat kaki dari Old Trafford menyusul insiden pelemparan sepatu di ruang ganti tidak menyangkal gaya otoriter Fergie. Namun, Becks tetap menganggap pelatih 68 tahun sebagai sosok penting di balik karirnya.

"Ferguson adalah pria menakutkan, tapi dalam artian bagus. Dia memegang peranan penting dalam hidup saya semasa di Manchester United. Tapi saya senang telah melempar dia dengan sepatu. Rasanya sangat luar biasa."

"Apapun yang pernah terucap di masa lalu, baik itu buruk atau baik, saya hanya mengingat masa-masa menyenangkan. Saya masih dendam terhadap dirinya, Ferguson adalah pria tua yang keji," pungkas Becks.
Share: