Ivan Bogdanov, Pimpinan Kerusuhan Italia vs Serbia Tertangkap


Misteri siapa biang kerusuhan di laga Italia kontra Serbia akhirnya terungkap. Dia adalah Ivan Bogdanov, pria yang menggunakan penutup muka dan teridentifikasi sebagai pimpinan aksi kerusuhan itu akhirnya tertangkap.


ivan bogdanov pimpinan kerusuhan
Ivan Bogdanov, pimpinan kerusuhan Italia vs Serbia akhirnya tertangkap
GENOA - Misteri siapa biang kerusuhan di laga Italia kontra Serbia akhirnya terungkap. Dia adalah Ivan Bogdanov, pria yang menggunakan penutup muka dan teridentifikasi sebagai pimpinan aksi kerusuhan itu akhirnya tertangkap.

Bodganov diketahui menjadi orang yang disebut-sebut sebagai otak dibalik kerusuhan pada laga Azzurri kontra Serbia pada lanjutan kualifikasi Euro 2012, Grup C, Rabu dini hari. Meski sempat dimainkan selama enam menit, laga itu sendiri harus ditunda karena keamanan yang tidak lagi terkendali, menyusul aksi anarkis fans Serbia pimpinan Bodganov hingga berujung pada bentrokan dengan polisi di luar stadion.

Dalam aksinya, Bogdanov memang menggunakan penutup kepala (masker hitam). Namun berdasarkan berdasarkan ciri fisik dari tato yang menghiasi tangannya, pihak kepolisian Genoa akhirnya berhasill membekap pria Serbia ini pada Rabu dini hari waktu setempat, ketika bersembunyi di bagasi sebuah bus.

Dalam pengakuannya kepada pihak kepolisian, Bodganov yang notebene merupakan anggota ultras klub Serbia, Red Star Belgrade ini mengaku sama sekali tak berniat membuat rusuh di Italia. Pria 30 tahun yang kini ditahan di penjara wanita ini mengaku melakukan aksinya karena kesal dengan performa timnas Serbia yang tidak kunjung membaik meski telah berganti kepelatihan dari Radomir Antic ke Ilija Petkovic.

“Saya memiliki riwayat hidup sebagai anggota militer di Serbia. Saya mencintai negara saya,” tutur Bodganov seperti dikutip Football-Italia, Kamis (14/10/2010).

“Saya sama sekali tak ada masalah dengan Italia. Masalah saya adalah dengan tim kesayangan saya (timnas Serbia),” tandasnya.

Selama kursi kepelatihan Serbia diduduki Petkovic, Serbia memang belum menunjukkan kemajuan berarti. Dari tiga laga yang telah dilakoni selama babak kualfikasi, Dejan Stankovic dkk hanya mampu memetik satu kemenangan, satu imbang dan sekali kalah. Alhasil, saat ini Serbia masih tercecer di peringkat lima (dua dari bawah) klasemen dan terancam gagal tampil di Ukraina-Polandia.

Kondisi ini praktis menyulut kemarahan fans ultra Serbia seperti Bodganov yang sebelumnya dikabarkan lebih pro ke pelatih terdahulu Radomir Antic meski gagal membawa Serbia berprestasi di Piala Dunia 2010 lalu. Dan puncaknya, mereka pun melakukan aksi anarkis sebagai bentuk kekecewaan mereka. Suatu tindakan yang tidak pantas ditiru!
Share: