Euro 2012: Italia vs Serbia Terhenti Akibat Kerusuhan


Kerusuhan yang terjadi dalam duel Italia kontra Serbia beberapa hari lalu masih menjadi perbincangan hangat di Italia.


Kerusuhan Italia vs SerbiaMILAN, Italia - Kerusuhan yang terjadi dalam duel Italia kontra Serbia beberapa hari lalu masih menjadi perbincangan hangat di Italia. Gelandang AC Milan Kevin Prince Boateng pun angkat bicara. Apa katanya?

Rabu dini hari kemarin, publik Italia memang digemparkan dengan insiden mengerikan yang terjadi di Stadion Luigi Ferraris, tempat berlangsungnya duel Azzurri kontra Serbia pada lanjutan babak kualifikasi Euro 2012 di Grup C.

Sejumlah fans fanatik Serbia melakukan tindakan anarkis di dalam dan luar stadion yang akhirnya berujung pada pembatalan laga, meski pertandingan sempat berlangsung enam menit.

Akibat insiden ini, baik kubu Italia maupun Serbia kabarnya terancam bakal mendapat sanksi dari otoritas tertinggi sepak bola Eropa (UEFA) yang tengah melakukan investigasi. Tapi, sejumlah kalangan menyebut Italia tak pantas mendapat hukuman karena mereka hanya korban tindakan anarkis kelompok radikal Serbia yang tidak jelas motivasinya melakukan kerusuhan.

Boateng sendiri yang berada di kamp latihan Milan saat insiden tersebut mengaku sangat prihatin atas kejadian tersebut. Akan tetapi, dia menilai Italia pantas mendapat keuntungan atas insiden tersebut.

“Ini merupakan momen yang mengerikan dalam sejarah sepak bola. Kejadian seperti ini tak bisa terjadi di masa depan,” tutur Boateng seperti dikutip Football-Italia Kamis (14/10/2010).

“Dalam kasus ini, saya percaya Italia bisa memenangkan pertandingan. Jadi, mereka memang pantas dan berhak mendapatkan tiga poin (terlepas dimainkan atau tidaknya laga ulangan),” tandasnya.
Share: