Bule Tipu 3 Waria Setelah Kencan


Bule Tipu 3 Waria Setelah Kencan

Bule Tipu Waria - Tiga orang wanita pria (waria) masing-masing Said Fadly (25), Ricky Pratama alias Bela (19), dan Kaharuddin alias Icha (28), nekat mencuri lantaran kesal dibohongi tiga orang bule usai diajak kencan.

Pengakuan ketiganya yang didakwa melakukan pencurian dengan pemberatan terungkap dalam sidang perdana pembacaan dakwaan di Pengadilan Negeri Denpasar.

Di hadapan Majelis Hakim yang diketuai Parulian Saragih, Jaksa Penuntut umum mendakwa ketiganya pasal 363 ayat (1) ke-4 KUHP tentang Pencurian dengan pemberatan yang ancaman hukumannya tujuh tahun penjara.

Ketiga pria berpenampilan feminim hanya 'cengar cengir' di depan majelis hakim saat diadili atas perbuatannya mengambil barang berupa satu buah laptop merk Samsung, dua buah Ipod, sebuah HP warna silver, dan sebuah camera milik ketiga orang tamu asing.

Ketiga tamu bule itu masing-masing Jhon Paul May, Mark Derriguetti dan Enda Oconnor, mengindap di Hotel Berlian Inn, Jalan Popies I, Kuta, Kabupaten Badung.

"Peristiwanya terjadi pada Selasa (13/7), berawal dari terdakwa Said Fadly dan terdakwa Kaharuddin sedang mangkal di Jalan Popies untuk mencari tamu untuk diajak kencan sekira pukul 02.30 Wita," urai jaksa di PN Denpasar, Rabu (27/10/2010).

Tak berselang lama, terdakwa Rizky Pratama bersama seorang tamu asing bernama Enda Oconnor datang. "Setelah itu, ketiga terdakwa kemudian bersama-sama berangkat ke tempat para bule itu menginap di Hotel Berlian Inn," ujarnya.

Tiba di hotel, terdakwa dan korban kemudian kencan secara bergiliran. Bahkan, lucunya dari pengakuan para terdakwa, diketahui mereka sekali kencan dijanjikan bakal mendapat bayaran Rp500 ribu.

Namun setelah memberikan servis, ketiga waria ini kesal lantaran korban mengingkari kesepakatan dan mereka tidak membayar terdakwa sebagaimana perjanjian awal kencan.

Karena para bule ingkar janji tidak membayar ongkos kencan, membuat ketiga terdakwa kesal dan kecewa “Saya kecewa karena korban tidak tepat janji,” ujar Rizky. Karena itu, saat korban tertidur karena kelelahan usia berkencan, mereka bersepakat mengambil barang-barang ketiga korban sehingga korban mengalami kerugian sebesar senilai USD 1550.

Atas pengakuan terdakwa, sidang ditunda dan akan digelar kembali pekan depan dengan agenda pembacaan tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum.
Share: