Cara Menjual Jiwa Kepada Setan Yang Baik dan Benar


Menjual jiwa kepada Setan adalah sebuah resiko yang sangat besar, sebab anda akan berhadapan dengan penipu paling licik di jagad raya.

Menjual Diri kepada SetanMewujudkan mimpi menjadi kenyataan itu sangat gampang. Anda bisa mendapatkan kekuasaan, harta kekayaan yang tak terbatas, pacar yang paling cantik atau paling tampan di dunia, dan bahkan segalanya yang bisa anda inginkan. Caranya sangat mudah:

Menjual Jiwa Anda Kepada Setan.

Tapi bagaimana cara yang benar untuk menjual jiwa kepada Setan?

Sebelum anda melakukan transaksi jual-beli jiwa dengan Setan, pastikan anda tahu benar apa yang anda lakukan beserta segala seluk-beluk dan detailnya. Jika tidak, sudah pasti anda akan menjadi korban penipuan dari penipu paling licik dan biadab di jagad ini, siapa lagi kalau bukan si Setan.

Sejak dahulu telah banyak manusia yang rela menghabiskan masa kematian mereka di neraka untuk mendapatkan semua kenikmatan dunia. Hampir semua orang-orang yang menjual jiwa tersebut, tertipu oleh Setan sehingga mereka bahkan tidak bisa menikmati apa yang mereka mimpikan.

Namun ada juga beberapa orang yang dengan cerdik melakukan perjanjian sehingga terhindar dari penipuan. Bahkan, ada yang berhasil membatalkan perjanjian jual-beli tersebut sehingga terhindar dari kewajiban membayar dengan jiwa mereka.

Agar anda tidak tertipu, inilah cara menjual jiwa kepada Setan yang baik dan benar.

1. JADILAH PENJUAL, BUKAN PEMBELI
Banyak orang melakukan kesalahan saat memanggil Setan untuk melakukan transaksi. Mereka bukan lagi menjadi penjual jiwa, tetapi menjadi pembeli dari apa yang ditawarkan oleh Setan, dan jiwa mereka hanya menjadi sebuah alat pembayaran.

Cara yang benar untuk melakukannya, pastikan anda sendirian di kamar anda, tutup mata anda dan berkata "Setan, aku memanggilmu. Aku mempunyai jiwa yang berkualitas yang mungkin saja ingin aku jual kepadamu jika harganya tepat."

Ini mungkin harus dilakukan berkali-kali, bahkan mungkin ratusan kali. Tapi yang pasti, jangan kedengaran seperti orang yang putus asa. Jika Setan telah muncul, pastikan kau yang lebih dulu membuka transaksi dengan bertanya "Apa penawaranmu untuk jiwaku yang berharga?".

2. PASTIKAN ANDA YANG MEMEGANG KENDALI
Selalu ingat, kebutuhan Setan akan jiwa anda jauh lebih besar daripada kebutuhan anda akan apa pun yang dia tawarkan. Anda harus menempatkan diri di atas angin. Biarkan dia yang menawar jiwa anda dengan harga tertinggi. Tunjukkan bahwa jiwa anda sangat berharga sehingga dia memohon-mohon kepada anda untuk menjualnya, dan itu memang kenyataannya. Setan rela membayar dengan apa saja untuk mendapatkan jiwa anda.

Hati-hati, Setan akan selalu mencoba segala cara membuatmu merasa bahwa jiwamu tak berharga. Jangan jatuh dalam rayuan dan tipuannya. Tetap bertahan dan bersikeras bahwa Setanlah yang harus membayar harga termahal untuk jiwamu.

3. SELALU MINTA YANG TERBAIK
Ingatlah bahwa setelah anda menjual jiwa kepada Setan, anda sudah pasti akan masuk neraka. Jadi jangan setengah-setengah, mintalah yang terbaik.

Contohnya, walaupun anda adalah orang yang putus asa dalam kesendirian, jangan berkata "Aku ingin cewek tercantik di kampung jatuh cinta padaku dan tergila-gila ingin bersetubuh denganku."

Permintaan seperti itu justru membuka kelemahan anda bahwa anda adalah orang yang putus asa, dan Setan akan memanfaatkan hal itu. Akan lebih baik kalau anda berkata "Tunjukkan 1000 cewek paling cantik di dunia dan aku akan memilih mana yang aku suka."

Dengan cara ini, anda membuat diri anda seolah-olah 'ga butuh-butuh amat kok', sehingga Setan akan menganggap anda benar-benar berharga.

4. PASTIKAN UNTUK MENGGUNAKAN PASAL MENGENAI PERPANJANGAN UMUR
Banyak orang yang tidak tahu mengenai hal ini, dan Setan tidak akan mengatakannya kepada anda jika anda tidak memintanya. Dalam perjanjian jual-beli jiwa, ada pasal yang memberikan pilihan perpanjangan hidup selama 300 tahun, dan selama 300 tahun itu, anda tidak akan menjadi tua. Sudah jelas, pasal ini ditulis dengan huruf yang sangat kecil di bagian paling bawah dari surat perjanjian jual-beli jiwa.

Jadi mengapa hanya menikmati 60 sampai 80 tahun hidup anda dan menjadi tua jika anda bisa awet muda selama 300 tahun.

Cara menjual jiwa yang baik dan benar ini sudah terbukti membantu orang-orang yang lebih memilih kenikmatan dunia daripada akhirat. Kebanyakan dari mereka yang menggunakan cara ini adalah mereka yang tidak percaya dengan adanya surga dan neraka. Tapi saya perlu meyakinkan anda, bahwa neraka itu benar-benar ada. Jika tidak, maka Setan tidak akan repot-repot membeli jiwa anda.

Anda juga tidak perlu mengkritik saya dengan mengatakan bahwa ini adalah blasphemy, sebab sudah cukup banyak 'agamawan' yang mengatakan itu kepada saya dan menuduh saya sebagai penyembah Setan.

Maaf, saya tidak menyembah Setan atau siapa pun selain diri saya sendiri. Saya hanya berbagi pengetahuan yang saya miliki dengan orang yang mungkin membutuhkan.

Lagipula, siapapun yang mau menjual jiwa mereka kepada Setan, itu hak mereka. Itu jiwa mereka kok, suka-suka merekalah mau diapakan.
Share: