Bos Perusahaan Printer HP Dipecat Karena Selingkuh


Bos Hp Mark HurdBoss dari perusahaan printer Hewlett-Packard mengundurkan diri dari jabatannya setelah terlibat dalam pelecehan seksual.

Pihak HP memutuskan bahwa Hurd harus mengundurkan diri setelah dituntut untuk pelecehan seksual oleh seorang mantan kontraktor pemasaran.

Pria 53 tahun itu mengundurkan diri pada hari Jumat. Tetapi sebelum berita itu diedarkan, Hurd memiliki reputasi yang sangat baik di Wall Street untuk kinerja di perusahaan pembuat komputer dan printer itu.

HP mengatakan bahwa Hurd dipaksa mengundurkan diri setelah perusahaan mengetahui hubungannya dengan wanita yang bekerja di bidang pemasaran, dan Hurd memalsukan laporan pengeluaran dan laporan keuangan lainnya untuk menutupi hubungannya dengan wanita itu, dan membayarnya untuk pekerjaan tidak dilakukan.

Hurd mengatakan bahwa keputusan itu sangat menyakitkan, tapi menyadari bahwa ia tidak bisa memenuhi standar kepercayaan, hormat dan integritas di HP.

Kepala keuangan petugas Cathie Lesjak, diangkat sebagai CEO sementara. Lesjak telah bekerja di HP selama 24 tahun, tapi selalu menolak untuk menduduki jabatan tersebut. HP telah membentuk sebuah komite untuk menentukan siapa yang akan menempati posisi secara permanen.

Pengunduran diri Hurd dikatakan sebagai "seseorang yang melakukan sesuatu yang goblok."

Ketika Hurd menjabat sebagai CEO HPQ, harga saham HP naik dua kali lipat, harga pasar meningkat lebih dari $40 miliar dan HP menjadi perusahaan dengan pendapatan terbesar di bidang teknologi.
Share: