Simbol Salib Terbalik dan Band Black Metal Satanic Blasphemy



Simbol salib terbalik banyak digunakan oleh para pemuja setan dan band metal. Mereka mengira bahwa salib terbalik adalah simbol dari satanisme dan anti-Christ. Mungkin ini karena simbol ini sangat populer, hampir sama dengan pentagram dan gulai kepala kambing yang digunakan untuk memuja setan.


Banyak anak muda yang menggunakan simbol salib terbalik ini dalam berbagai bentuk. Kalung, tato, gambar di kaos, dan bahkan ada drummer band beraliran black metal yang selalu menyilangkan stick drumnya, membentuk simbol salib terbalik. Wuih, memang terasa keren bila berjalan dengan memamerkan salib terbalik tersebut, seolah-olah merasa 'Metal Abiezzz' saat semua mata memandang.


Tapi tahukah anda bahwa salib terbalik sebenarnya adalah simbol agama Kristen yang dianggap sakral nilainya?

Coba lihat gambar di bawah ini.



Itu adalah gambar dari Paus John Paul II, saat berkunjung ke Israel. Dia duduk di kursi yang memiliki pahatan simbol salib terbalik.

Nah, kalau Setan dan para pemujanya beramai-ramai masuk Sekolah Minggu dan mengajak band Black Metal untuk menyanyi lagu anak-anak di sana, pasti mereka tahu bahwa lambang salib terbalik sebenarnya adalah trademark dari Paus yang pertama, yaitu Santo Petrus. Nama gaul dari salib terbalik ini di kalangan umat Katolik adalah Petrine Cross.

Lambang ini muncul pada saat Simon Petrus, salah satu murid Yesus, mati disalib. Petrus merasa bahwa dia tidak layak untuk disalib seperti Yesus. Karena itu dia meminta agar disalib terbalik, seperti lagu Peter Pan, kaki di kepala, kepala di kaki.


Berdasarkan aturan Katolik, Paus adalah penerus dari Petrus. Karena itulah simbol yang merujuk kepada Paus menggunakan simbol yang juga merujuk kepada Simon Petrus.

Nah, kalau anda melihat ada band 'sok metal/sok satanic' yang mengunakan atribut salib terbalik, jangan khawatir, mereka itu band religius.
Share: