Google Penalty: Macam² Jenis Ragam Spesies dan Warna


Ada sebuah kisah tentang blog anda yang dulunya ranking tinggi di SERP, sekarang tiba-tiba hilang dari peredaran. Ternyata Google meniup peluit karena anda dianggap melakukan pelanggaran di dalam kotak penalty. Gawat!

Google Penalty rupa² warnanya, putih kuning kelabu merah muda dan biru.

Pertama, perlu dibedakan antara kena Penalty dan Banned. (Perlu dibedakan juga dengan istilah SandBox)


Banned

Bila blog di-banned oleh Google, maka tidak ada satu halaman pun yang tersisa di SERP. Penderita gejala penyakit ini biasanya adalah blog spam, auto-content, atau yg menggunakan bot untuk mendapat backlink.

Untuk mengetahui apakah blog anda di-banned, ketik site:alamatblog. Bila tidak ada hasil yang keluar, berarti blog anda telah sukses dihapus dari index Google.


Penalty

Ini adalah hukuman berupa PENGURANGAN ranking, tapi semua halaman blog yang di-index masih tetap ada di Google, disimpan dengan baik dan rapi di lemari pake gembok. Ini biasanya karena tindakan spam ringan, seperti keyword stuffing dalam paragaf yang masih dapat dimengerti manusia, terlalu banyak keyword dalam tag "alt" di gambar, internal linking yang buruk, atau bisa juga karena anda kurang tampan.

Penalty ini bisa berlaku untuk seluruh halaman blog, bisa juga hanya halaman tertentu. Halaman posting untuk kontes blog biasanya jadi sasaran penalty karena over-optimized keyword dan anchor-text.

Bila blog di-banned atau kena penalty, perbaiki kesalahan yang ada lalu masukkan reconsideration request dari Webmaster Tools.

Penalty, dapat hilang secara otomatis dalam jangka waktu tertentu bila kesalahan di blog sudah tidak ada lagi. Malah kadang-kadang bisa hilang sendiri walaupun tidak ada perubahan yang dilakukan.

Penalty dapat hilang secara otomatis dalam kurun waktu berikut:

1 Minggu atau kurang
14 Hari
30 Hari
60 Hari
90 Hari
180 Hari


Macam² Google Penalty:

-5
-30
-50
-950

Tanda minus itu maksudnya pengurangan ranking anda di SERP. Bila anda terkena -50 penalty, maka blog anda yang biasanya berada di halaman 1 untuk keyword tertentu sekarang akan berada di halaman 6 atau 7, kadang-kadang ke halaman 5, pokoknya bolak-balik.

Apa penyebab penalty?

Semakin hari, semakin banyak hal-hal yang dianggap melanggar aturan oleh Google. Lama-lama jadi kesal juga, karena apa yang sekarang dianggap wajar tiba-tiba dinyatakan sebagai tindakan asusila yang melanggar norma-norma Google, padahal Webmaster Guidelines tak pernah diupdate lagi. Lama-lama mau link kemana pun jadi tidak bisa, supaya semua situs cuma bisa dicari lewat Google. Sialan!

Ini adalah hal-hal yg dapat menyebabkan penalty, bila hanya dilakukan secara ringan, atau tidak sengaja. Pelanggaran² di bawah ini bila dilakukan secara berlebihan bisa berakibat di-banned.

Keyword Stuffing: Mengulang-ulang keyword dalam satu paragraf, namun bahasanya masih dapat dimengerti manusia.

Terlalu banyak keyword dalam "alt" tag: Saya pernah kena penalty gara-gara memasukkan judul posting ke dalam tag "alt".

Backlink dengan anchor link yg itu-itu saja: Dulu ini adalah teknik SEO yg sangat penting untuk meningkatkan ranking di SERP dengan keyword tertentu. Sekarang harus ada variasi untuk anchor-text, malah lebih baik kalau menggunakan kalimat.

Internal link dengan anchor-text yang diulang-ulang: Dulu juga internal link tidak terlalu dipedulikan oleh Google. Sekarang internal link dianggap bisa manipulatif, sehingga harus ada variasi. Blog saya juga kena penalty gara-gara ini. Ada 300 lebih judul postingan yang mengandung kata 'Download'. Pas pasang widget Blog Archive yang hierarchy itu, maka di tiap halaman pasti ada 300 internal link dengan keyword 'download'. Langsung deh, kena -50 penalty.

Jualan link: Dulu jualan link cuma kena hukuman penguranan PR saja. Sekarang sampe kena ranking penalty segala.

Link farming: Mendapatkan backlink sebanyak-banyaknya dalam waktu sesingkat-singkatnya. Hati-hati kalau artikel anda yang berada di urutan 1 untuk keyword yang pupuler disikat oleh blog auto-content. Bisa-bisa anda dapat 1000 backlink perhari dari blog-blog spam tersebut.

Tukaran link terlalu banyak: Entah apa jadinya internet ini. Dulu, tukaran link adalah inti dari internet, sehingga disebut world-wide-web alias jaring-jaring spiderman. Sekarang tukaran link bisa kena penalty. Hancur ni Internet gara2 Google.

Punya beberapa situs yg menembak keyword yang sama, dengan tujuan menguasai SERP: Nah ini lagi yg aneh. Jika anda ketahuan punya dua blog saja yang menduduki urutan 1 dan 2 untuk kata kunci Ariel BCL, maka kedua blog itu akan kena penalty atau malah di-banned. Barusan banyak blog kena penalty atau di-banned karena video Ariel.

Masih untung bagi blog-blog yg berbahasa Indonesia karena Google agaknya masih kesulitan menerapkan beberapa faktor pelanggaran tersebut karena faktor bahasa. Situs berbahasa Inggris lebih mudah ketahuan kalau menggunakan keyword stuffing sehingga lebih cepat kena penalty.

Tapi tetap saja, inti dari semuanya adalah KETAHUAN. Buktinya, situs-situs auto-content masih bertebaran di seluruh penjuru jagad raya Google.co.id. Cuma sebagian kecil yang ketahuan dan di-banned.
Share: