Warouw: Jangan Jadikan Sepakbola Tunggangan Politik


persija v manado united
Stadion Klabat menjelang laga
Persija v Manado United (MU)
(Foto: Witho)
Laga Persija v Manado United (MU) yang digelar di Stadion Klabat Manado, Kamis 17 Juni 2010, dalam rangka Deklarasi Vicky Lumentut - Ai Mangindaan sebagai calon Walikota dan Wakil Walikota Manado dipandang sebagai tunggangan politik oleh sebagian orang.

Franz Warouw, pemerhati sepakbola Manado mengaku prihatin dengan pemanfaatan sepakbola sebagai kendaraan politik. Namun ia juga berpendapat, jika para politisi memang benar-benar berniat memajukan sepakbola, maka tak apa-apa.

"Kalau memang ingin memajukan sepakbola Manado, justru bagus. Tapi jangan sepakbola cuma dijadikan tunggangan untuk meraih dukungan" kata Warouw.

Laga Persija v MU tersebut memang sempat mengundang kekesalan para Bolamania yang hadir di Stadion Klabat. Pasalnya, mereka menilai bahwa agenda politik lebih dipentingkan daripada pertandingan tersebut.

Sejak pukul 3, Stadion Klabat Manado sudah dipenuhi oleh para PNS dan Bolamania. Namun sampai pukul 4, laga antara Persija v MU belum juga dimulai. Berbagai sambutan dari para politisi membuat para Bolamania gerah dan mulai berteriak kesal, meminta agar pertandingan segera dimulai.

Pertandingan dimulai hampir jam 5 sore, setelah panitia dengan susah payah membujuk penonton agar keluar dari lapangan. Usaha tersebut nihil, karena penonton tetap memadati garis pinggir lapangan sehingga para pemain agak sulit memainkan bola di pinggir lapangan, atau menembak ke gawang, khawatir tendangannya melenceng dan bola mengenai penonton yang duduk di pinggir tiang gawang.

Pada saat Half-Time, pemain-pemain Persija kembali dikerubungi oleh penonton yang masuk ke lapangan. Acara Half-Time pun diisi pembacaan Surat Dukungan oleh Partai Amanat Nasional sehingga waktu jeda molor hampir setengah jam.

Gerah dengan keadaan itu, banyak Bolamania yang langsung beranjak pulang. Mereka meninggalkan Stadion Klabat dengan kecewa sambil bersungut-sungut karena kesal.

"Kalau agenda politik, ya bilang agenda politik. Jangan bilang pertandingan sepakbola. Ini seperti situs di internet saja. Judulnya ada, tapi isinya iklan semua" kata Warouw.

Beberapa Bolamania, ketika ditanya alasan mengapa pulang sebelum pertandingan berakhir menyatakan bahwa mereka bosan karena terlalu banyak pidato dan ingin menonton pertandingan Piala Dunia antara Argentina v Korea Selatan.

"Pastiu, talalu banya pidato. Lebe bae ba uni Piala Dunia daripada Persija. (Bosan, terlalu banyak pidato. Lebih baik menonton Piala Dunia daripada Persija)" kata Hengky, salah seorang Bolamania saat ditanya di depan pintu Stadion Klabat. (Witho)

Tags: Persija v MU
Share: