Kemalasan Dalam Sepi


Sungguh malang nasib diri ini. Merana ditinggal seorang diri, hanya ditemani anak-anak yang datang bermain Playstation.

Untunglah beberapa hari ini segerombolan bandit sastra selalu datang menantang untuk bertarung Winning Eleven sehingga hati ini agak terhibur dengan keramaian. Kopi, rokok dan makanan semuanya dibawakan sehingga aku tak mati kelaparan karena kesunyian abadi telah membuat diri ini teramat sangat malas sekali untuk memasak.

Namun bila malam datang dan semua kaki itu melangkah pergi, menderitalah batinku dalam kesepian. Hanya suara tikus membongkar sampah yang terdengar di telingaku.

By the way, siap melayani semua tantangan yang datang
Share: