Aku Benci Bot!!!


Pagi ini begitu aku bangun (kali ini benar-benar pagi karena ada yang datang main PS) langsung pasang komputer dan cek e-mail. Dari tadi malam aku memang lagi berharap-harap cemas menunggu kedatangan sebuah surat sakti. Jantung berdebar-debar ketika menunggu proses login selesai. Begitu layar inbox terbuka.....

Ternyata belum ada surat yang masuk!!!

Aku lemas lagi, tak bersemangat. Dunia ini begitu kejaaaaaam. Sungguh kejam!

Langsung kuteguk segelas kopi panas yang masih mengepulkan asap. Rasa panas yang membakar lidah dan kerongkonganku tak lagi kurasakan.

Memang benar, dunia ini sungguh kejam. Dan aku sungguh kesal dengan kejadian yang menimpaku tadi malam. Begini ceritanya . . .

Seperti biasanya, aku sedang santai di depan komputer, membuka Microsoft Word dan membaca artikel-artikel yang kutulis. Satu per satu artikel itu ku muat di blogku. Rasa kantuk mulai menyerangku sedikit demi sedikit, namun aku tetap bertahan untuk menyelesaikan posting hari ini sebelum beranjak ke kasur idamanku. Sedang asyik-asyiknya aku posting, tiba-tiba saja sesuatu terjadi. Begitu aku mengklik tombol publish . . .

Di layar monitor muncul tulisan "please enter the image shown below"

Wekz! Ternyata di bawah kotak editor telah muncul image verification yang digunakan sebagai spam protection. Walah, jelas saja aku kaget. Orang lagi asyik posting kok malah dituduh sebagai spam bot.

Aku segera menuju kotak inbox e-mailku dan ternyata di sana telah nongkrong sebuah surat dari Blogger. Isinya menjelaskan bahwa spam detection bot mereka "mengambil kesimpulan" bahwa blogku adalah blog spam. Wah, terus terang saja emosiku hampir meledak, untung saja aku bukan aktor bom bunuh diri.

Kalau sudah begini, blog yang dideteksi sebagai spam akan di lock, pengunjung yang datang akan dihadang dengan tampilan yang menyatakan bahwa blog yang mereka kunjungi sedang dalam penyelidikan yang berakibat banyak pengunjung yang membatalkan kunjungan mereka setelah melihat peringatan tersebut.

Bukan cuma itu, pada file robots.txt blog ditambahkan baris "disallow : /" yang membuat blogku tidak bisa di crawl oleh search engine. Semua artikel yang diposting sesudah deteksi itu tidak akan muncul di search engine dan posisi blog di search engine Google segera turun jauh.

Jika dalam 20 hari kita tidak mengajukan permintaan review, maka secara otomatis blog akan dihapus. Aku pun segera mengisi formulir permintaan review agar blogku di unlock. Tapi itu pun butuh waktu 2 hari kerja. Waaaah, jadi selama 2 hari itu pengunjung blogku akan turun drastis. Hiks....

Setelah aku mengajukan permintaan review, di file robots.txt muncul baris "allow: cse/xml" yang setelah aku periksa, ternyata berisi informasi tentang Custom Search Engine-nya Google. Aku melanjutkan ke halaman CSE Google dan ternyata halaman itu berisi semua link yang ada di semua postingan di blogku. Tampaknya yang dicari itu adalah kode HTML "href=", jadi semua link keluar dan link file image semuanya terdaftar di situ. Mungkin inilah yang akan di review oleh tim Blogger. Mereka akan melihat daftar ini untuk memeriksa kalau ada link spamming.

Setelah aku bertapa dan merenung, mencoba mengingat kembali kejadian yang menyebabkan blogku di deteksi sebagai blog spam, akhirnya aku sadar mengapa semua ini terjadi pada diriku.

Image verification itu muncul ketika aku memposting artikel tentang SoftMovie Converter, software untuk mengkonvert berbagai jenis file video. Nah, di dalam artikel itu aku menulis semua format video yang di support oleh SoftMovie Converter. Dasar lagi sial, gara-gara menulis terlalu banyak jenis video yang di support oleh software itu, aku dituduh sedang melakukan spam keyword. Bah . . .

Yang membuatku semakin kesal, karena mereka menyatakan bahwa bot mereka kadang-kadang keliru dalam mendeteksi spam. Jadi mereka tahu kalau bot mereka itu bego, tolol, idiot, jelek, egois, dan seterusnya. Nah, bot macam begitu kok dipakai juga? Jadinya bukan spammer yang dideteksi, tapi malah yang jadi korban justru orang-orang yang jujur, baik hati, tidak sombong dan tampan seperti saya. Kalau pun pada akhirnya blogku di unlock, tapi selama dalam masa review itu aku kehilangan visitor, dan mungkin saja ada yang sudah mencap blogku sebagai blog spam dan tidak sudi lagi untuk berkunjung sampai kapan pun. Dan semua ini terjadi cuma karena tingkah laku sebuah bot bego yang mencoba berlaku sebagai manusia. Inilah yang terjadi kalau manusia membiarkan bot untuk "mengambil kesimpulan". Sebuah bot tetaplah sebuah bot tapi yang menjadi korban adalah manusia. Aku cuma setuju kalau bot itu dipakai buat cheat di game online saja hehehehe. Tapi kalau untuk hal seperti ini, sebaiknya tidak usah atau botnya dibuat lebih sempurna lagi, baru dipakai.

Sampai aku memposting artikel ini, blogku yang dikunci masih belum di review. Sambil menunggu, ingin rasanya aku menghajar bot itu. Awas kalau ketemu di jalan, kuhajar kau sampai kau menyesal telah di coding ke dunia ini.

Jadi benci dengan bot . . .
Share: